
KEDIRI, 20 Desember 2025 – Suasana di Kim Denmas, Kelurahan Dermo, Kota Kediri, tampak berbeda pada Sabtu (20/12) pagi. Puluhan mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri terlihat bahu-membahu bersama delegasi mahasiswa dari Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) Malaysia dalam sebuah kegiatan kolaborasi kreatif membatik kain dan pembuatan wayang.
Kegiatan bertajuk “International Community Service Collaboration: Co-Canvasing Batik Dermo Kota Kediri Go Internasional” ini merupakan wujud nyata kerja sama internasional dalam melestarikan sekaligus mempromosikan kearifan lokal Kediri ke kancah global.
Praktik Langsung Membatik dan Membuat Wayang
Dalam pantauan di lokasi, para mahasiswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi langsung mempraktikkan seni kriya tradisional Indonesia. Dengan penuh ketelitian, mahasiswa FTIK UNP Kediri mendampingi rekan-rekan mahasiswa UTP dalam proses mencanting dan mewarnai kain batik dengan motif khas bunga Dermo.
Selain membatik, para peserta juga berkolaborasi dalam proses pembuatan wayang. Mereka mempelajari detail pola-pola rumit pada media wayang.
Melatih Komunikasi dan Jejaring Internasional
Selain aspek teknis dan budaya, kegiatan ini menjadi sarana efektif bagi mahasiswa UNP Kediri untuk melatih keterampilan komunikasi mereka. Berinteraksi langsung dengan delegasi asing menuntut mahasiswa untuk mampu bertukar ide dan informasi secara jelas, yang secara langsung meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi di lingkungan global.
Lebih jauh lagi, kolaborasi ini meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membangun jaringan (networking) di kancah internasional. Hubungan yang terjalin antara mahasiswa FTIK UNP Kediri dan 30 mahasiswa UTP Malaysia selama kegiatan ini menjadi modal penting bagi pengembangan karier dan akademik mereka di masa depan yang semakin kompetitif dan terkoneksi secara global.